ULTRASOUND DAN STRETCHING TERHADAP KEMAMPUAN MENGANGKAT TANGAN PADA KASUS SHOULDER STIFFNESS DEXTRA DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG

Penulis

  • Safrin Arifin Universitas Indonesia
  • Anisah Imansari Rahayuningtyas Universitas Indonesia

Abstrak

Shoulder Stiffness (SS) atau kekakuan pada bahu adalah kondisi keterbatasan ROM pada gerak sendi di glenohumeral. SS dapat timbul secara spontan (SS primer atau idiopatik, juga dikenal sebagai "Frozen Shoulder") atau juga dapat timbul karena penyebab yang diketahui, termasuk prosedur bedah pada bahu (SS sekunder dan post-operative). Ultrasound menjadi salah satu modalitas fisioterapi untuk menangani kasus-kasus muskuloskeletal terutama nyeri dengan kombinasi latihan berupa stretching yang diperkirakan untuk meningkatkan ROM serta mengurangi nyeri pada bahu sehingga pasien dapat beraktivitas secara optimal. Muncul pertanyaan klinis, “Apakah Ultrasound dan Stretching untuk Meningkatkan Kemampuan Mengangkat Tangan pada Kasus Shoulder Stiffness Dextra?”. Dalam studi kasus ini, dilakukan penelusuran bukti pada 5 data base yaitu Pubmed, Science Direct, ProQuest, Cochrane Library, dan SpingerLink. Kata kunci yang digunakan adalah “Ultrasound Therapy AND Stretching AND Shoulder Stiffness AND Fracture”. Pada penelusuran didapatkan 3,898 artikel ditemukan. Terdapat 636 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Kemudian tahap pencarian dilanjutkan dengan membaca keseluruhan artikel dan didapatkan 68 artikel yang sesuai dengan 25 artikel pada Pubmed, 16 artikel pada Science Direct, 20 artikel pada ProQuest, 0 pada Cochrane Library, dan 7 pada SpingerLink.

Kata kunci: Shoulder stiffness, Ultrasound therapy, Stretching, fracture

Diterbitkan

2021-05-11

Cara Mengutip

Safrin Arifin, & Rahayuningtyas, A. I. . (2021). ULTRASOUND DAN STRETCHING TERHADAP KEMAMPUAN MENGANGKAT TANGAN PADA KASUS SHOULDER STIFFNESS DEXTRA DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 1(1). Diambil dari https://jurnalfisioindonesia.com/jfi/index.php/jfti/article/view/5