PENGARUH BREATHING EXERCISE DAN STRETCHING TERHADAP PENURUNAN SESAK PADA KASUS PNEUMOTHORAX BILATERAL

Penulis

  • Riza Pahlawi UNIVERSITAS INDONESIA
  • Nida Farhani

Abstrak

Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui efektfitas dua latihan yaitu, breathing exercise dan stretching yang menjadi modalitas fisioterapi dalam menangani kasus-kasus kardiorespirasi. Pneumothorax disebabkan oleh adanya udara atau gas di ruang pleura. Hal tersebut menyebabkan paru-paru kolaps secara parsial atau total, serta penurunan derajat oksigenasi dan ventilasi dalam paru-paru. Pneumothorax diklasifikasikan menjadi primer spontan pneumothorax (PSP) dan sekunder spontan pneumothorax (SSP). PSP terjadi pada orang sehat tanpa penyakit paru yang mendasarinya. SSP disebabkan oleh pecahnya jaringan paru yang rusak dan terjadi pada penderita yang telah didiagnosis dengan penyakit paru sebelumnya, mycobacterial tuberculosis menjadi penyebab paling umum dari SSP. Selain dua jenis pneumothorax juga terdapat traumatic pneumothorax dan tension pneumothorax. Chest tube drainage atau disebut juga tube thoracostomy biasanya digunakan bagi penderita pneumothorax untuk mengalirkan cairan, darah, atau udara dari rongga pleura. Kombinasi  latihan berupa pemberian deep breathing exercise dan active assisted stretching diperkirakan mampu mengurangi sesak sehingga pasien mampu beraktivitas secara optimal. Penurunan sesak pasien dapat diukur menggunakan parameter dyspnea severity scale. Muncul pertanyaan-pertanyaan klinis, “Apakah pemberian breathing exercise dan stretching dapat memberikan efek yang lebih baik untuk menurunkan sesak pada pasien pneumothorax bilateral?” untuk menjawab pertanyaan tersebut dilakukan penelusuran bukti pada 2 data base yaitu Pubmed dan Science Direct. Kata Kunci yang digunakan adalah Deep breathing AND dyspnea, Respiratory muscle stretching AND dyspnea, dan Deep breathing OR Breathing exercise AND oxygen saturation AND Heart rate dengan kriteria inklusi artikel full teks dan publikasi sejak tahun 2015 - 2020.

Pada penulusuran didapatkan 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Kemudian tahap pencarian dilanjutkan dengan membaca keseluruhan artikel dan ditemukan artikel yang sesuai sebanyak 2 artikel pada Pubmed dan 2 artikel pada Science Direct.

Diterbitkan

2021-05-21

Cara Mengutip

Pahlawi, R., & Farhani, N. (2021). PENGARUH BREATHING EXERCISE DAN STRETCHING TERHADAP PENURUNAN SESAK PADA KASUS PNEUMOTHORAX BILATERAL. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 1(1). Diambil dari https://jurnalfisioindonesia.com/jfi/index.php/jfti/article/view/2